Malaysia, 09 Agustus 2023 – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola akademik, Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Hadis Fakultas Pasacasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melaksanakan benchmarking ke Universitas Sains Islam Malaysia (USIM). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, bertujuan untuk mempelajari best practice yang diterapkan di USIM, khususnya dalam hal pengelolaan program studi, kurikulum, dan pelayanan mahasiswa. Universitas Sains Islam Malaysia, sebagai salah satu perguruan tinggi ternama di kawasan Asia Tenggara, dikenal dengan pendekatan integrasi ilmu dan nilai-nilai Islam dalam sistem pendidikannya.
"Benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas mutu di Prodi Magister Ilmu Hadis UIN Alauddin dan khususnya mutu dalam lingkup Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Kami berharap dapat mengadopsi dan mengadaptasi sistem manajemen akademik yang lebih inovatif dan efektif," ujar Subehan Khalik, S.Ag., M.Ag., selaku Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Hadis UIN Alauddin. Beberapa aspek yang menjadi fokus dalam kegiatan ini antara lain: a) Pengelolaan Kurikulum: Penerapan kurikulum berbasis integrasi ilmu naqli dan aqli yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat global; b) Sistem Evaluasi dan Penjaminan Mutu: Strategi dalam memastikan kualitas pembelajaran dan pelayanan administrasi; c) Peningkatan Kompetensi Dosen dan Mahasiswa: Program pengembangan sumber daya manusia yang terstruktur dan berkelanjutan.
Selain diskusi akademik, delegasi dari UIN Alauddin juga melakukan kunjungan langsung ke beberapa fakultas dan fasilitas pendukung di USIM, termasuk perpustakaan dan pusat penelitian. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membangun budaya mutu di lingkungan akademik Prodi Magister Ilmu Hadis, sekaligus mempererat hubungan antara UIN Alauddin Makassar dan Universitas Sains Islam Malaysia.